Kamis, 30 November 2017

REVIEW ASUS ZenBook UX410UQ

Jadi review kali ini, akan membahas mengenai keunggulan laptop Asus ZenBook UX410UQ.
Laptop menjadi sebuah kebutuhan untuk muda mudi saat ini atau yang biasa dikenal dengan zaman now. Perubahan budaya dan aktifitas yang semakin berkembang menuntut sarana juga ikut berkembang memudahkan kebutuhan manusia. Salah satunya adalah laptop. Laptop menjadi kebutuhan primer bagi desainer, fotografer, videografer, youtuber dan segala macam profesi lain.

Asus merilis laptop baru dengan seri Asus Zenbook UX410UQ yang mengusung desain tipis dan ramping sehingga ringan dibawa kemana-mana. Memudahkan setiap pengguna yang harus bekerja disetiap waktu tanpa terbatas tempat. 

Dari segi desain sangat bagus, pertama lihat pasti akan jatuh cinta atau paling tidak menarik orang untuk melihat laptop asus seri ini. Tidak hanya bagus dalam sisi desainnya saja lhoo... performanya juga gak kalah menarik. Dan jangan khawatir bagi yang suka pekerjaan berat seperti mengedit foto, video atau membuat desain, dijamin asus zenbook UX410UQ ini gak kalah sama laptop-laptop yang berada dikelasnya. 

Untuk prosesornya laptop seri ini menggunakan Intel Core i7 7500U Processor.  

Intel Core i7 7500U adalah processor dual core ULV hemat daya yang bekerja dengan kecepatan 2.7 sampe 3.5 GHz lengkap dengan tekhnologi Hyper Threading. Performa multitaskingnya bagus, Core i7-7500U ditemani oleh RAM sebesar 8 GB bertipe DDR4 2133MHz SDRAM.
Cocok sekali untuk yang suka pekerjaan berat, Zenbook UX410UQ bakal setia menemani kamu, sampai pekerjaan beres. Untuk main game, jangan tanya lancar jaya.

Nah untuk spesifikasi detailnya bisa lihat berikut ini:
Ø  Prosesor
Intel Core i7 7500U
Ø  Sistem Operasi
Windows 10 Home
Ø  Chipset
Integrated Intel CPU
Ø  Memori
8 GB DDR4 2133Mhz SDRAM onboard Memory, 1 x SO-DIMM socket for expansion
Ø  Storage
Hard Drives: 1 TB 5400RPM SATA HDD
Solid State Drives : 128GB SATA3 M<@ SSD
Ø  Keyboard
Chiclet Keyboarad
Optional Illuminated Chiclet Keyboard is availabel
Ø  Networking
Wi-Fi Integrated 802.11 AC
Ø  Baterai
3 Cells 48 Whrs Battery
Ø  Jaminan
2 tahun garansi hardware global

Nah alasan aku buat review ini karena aku ikut Challange Asus yang mau bagi-bagi laptop. Lalu alasan aku menginginkan laptop ini adalah karena kebetulan banget laptop asusku yang sebelumnya rusak dan lumayan parah, sehingga menganggu aktifitas sehari-hariku. Selain itu aku suka pekerjaan yang lumayan berat kayak edit video, foto sama bikin desain. Kalo aku punya laptop ini bakal memudahkan aktifitasku yang selama ini sering terganggu. Semoga beruntung yak ;) soalnya kalo beli baru butuh ngumpulin uang banyak huhu..

#ASUSxIntel #ASUSLaptopku2017 #ASUSAja #Intel



Selasa, 25 Oktober 2016

PEREMPUAN-PEREMPUAN PELOPOR BANGSA


THE LADY--- Film ini menggambarkan pergolakan politik yang terjadi di Myanmar. Satu per satu mahasiswa dan warga yang beraksi, mereka culik. Mereka ditangkap ketika berorasi, diringkus waktu makan bersama keluarga, ataupun dibekuk kala menghadiri pidato politik Aung San Suu Kyi. Bukan cuma diculik, para aktivis juga dijadikan kelinci percobaan untuk mengetahui kekuatan bom tentara.
Kehadiran Aung San Suu Kyi membawa angin segar bagi para aktifis kampus dan membawa bara api pagi pemerintahan. Padahal awalnya Aung San Suu Kyi hanya menjenguk ibunya yang sedang sakit. Namun dia justru sangat di elu-elukan oleh masyrakatnya. Namun ia pun juga terancam rezim tersebut, sampai akhirnya ia mulai tergerak untuk membantu masyarakatnya.
Aung San Suu Kyi disergap beberapa pemberontak ketika menggelar rapat. Satu pemberontak mendekatkan moncong pistol ke kening Aung San Suu Kyi, namun ia tak merespon apa-apa, ia hanya memejamkan mata. Puluhan tahun lalu sang ayah, Jendral Aung San juga disergap beberapa pemberontak, lalu disalah satunya mengarahkan moncong pistol, jendral hanya diam dan memejamkan mata. Dor!
Perjuangan demi perjungan ia hadapi dengan tabah, meski terpisah dengan ke 3 lelaki tercintanya (suami dan kedua putranya). Perjungan politik dan keluarganya, selalu ditindas oleh pihak pemerintah. Sampai pada titik dimana suaminya meninggal, ia pun tak mampu memberikan penghormatan terakhirnya secara langsung, ia masih menjadi tahanan rumah. Dia sangat sedih dan terpuruk.
Sampai pada akhirnya kemenangan ia raih setelah 15 tahun menjadi tahanan rumah. Ini menjadi awal yang baru dimana partai politiknya mulai bisa bernafas dan demokrasi akan tumbuh.
Sungguh ini adalah kisah perjuangan perempuan tangguh yang melawan pergolakan politik dengan mengorbankan cinta dan keluarganya demi tanah air yang sangat ia cintai, demi membawa kemaslahatan bagi rakyat-rakyatnya.

THE IRON LADY--- Tema besar dari film ini adalah sejarah pemerintahan dan politik Inggris, dengan menonjolkan sosok seorang pemimpin yang tegas, meskipun ia adalah seorang perempuan. Pada masa hidup Margaret Thatcher, perempuan tidak dipercaya menjadi seorang pemimpin di Inggris. Pemerintahan didominasi oleh laki-laki, yang notabene malah belum menunjukkan kemajuan bagi negeri. Dengan segenap keberanian, tokoh Margaret Thatcher yang diperankan oleh Meryl Streep, kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam pemerintahan Inggris. Tak puas terpilih sebagai Menteri Pendidikan, ia mencalonkan diri menjadi Perdana Menteri.
Film ini mengisahkan bagaimana perjuangan Margaret Thatcher hingga akhirnya bisa menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri dan bagaimana perjuangannya memerintah Inggris selama 11,5 tahun. Ada darah, air mata, namun tidak membuatnya menjadi pemimpin yang lemah. Bahkan ketika harus ditinggalkan oleh suaminya, Denis Thatcher.  Margaret masih sosok yang memiliki karakter kuat.
Margaret beruntung memiliki suami yang mengerti sepenuhnya, bahwa seluruh hidup istri tercintanya, akan didedikasikan untuk pelayanan publik. Dan Margaret, adalah sosok seorang pemimpin yang tegas, yang konsisten dengan pendiriannya, namun tetap memiliki dedikasi kepada keluarganya. Harapannya selain menjadikan Inggris lebih maju, juga ingin melihat putera-puterinya tumbuh bahagia.
Wanita walaupun seringkali dipandang remeh oleh lelaki sebenarnya memiliki potensi yang besar dan juga mampu untuk setara dengan mereka. Margaret Tratcher telah membuktikannya, bahwa pandangan masyarakat tentang perempuan yang lemah dan tidak berdaya itu adalah salah. Pemerintahan Margaret Tratcher  membawa perubahan yang signifikan dan penuh kemajuan walaupun dalam perjalannya dipenuhi halangan dan rintangan. Begitu pula dengan kita sebagai perempuan, jangan puas dipandang rendah oleh orang lain, kita harus membuktikan bahwa wanita itu mampu, bisa dan setara.

R A. KARTINI--- Wanita Indonesia yang selalu menjadi inspirasi seluruh warganya. Dimasa penjajahan semuanya serba kelam, terlebih wanita, status sosialnya berada dibawah sekali, seakan wanita tidak ada harganya, tanpa pendidikan dan tanpa kebebasan.
RA Kartini merupakan sosok wanita Indonesia yang sangat menjunjung tinggi emasipasi wanita Indonesia pada jaman penjajahan di Indonesia, sehingga beliau masuk dalam salah pahlawan Indonesia yang berani menentang para penjajah pada saat itu. Berbicara mengenai emasipasi wanita pada saat ini, tidaklah lepas dari seorang RA Kartini. Peranan yang beliau lakukan membuat para wanita Indonesia dihargai sampai saat ini. RA Kartini adalah sosok wanita yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Hal ini membuatnya memiliki hobi membaca dan menulis. Sehingga melalui hobinya tersebut menjadikan beliau suka membaca surat kabar atau majalah-majalah dari kebudayaan Eropa. Melalui bacaan tersebut, beliau mulai berpikir untuk dapat memajukan perempuan Indonesia, karena pada saat itu kedudukan wanita Indonesia masih sangat tertinggal jauh dengan wanita-wanita Eropa. Bahkan pada saat itu wanita Indonesia memiliki status sosial yang cukup rendah. Hal ini menuntut RA Kartini untuk dapat membebaskan para wanita Indonesia dan memperjuangkan mereka untuk dapat  memperoleh persamaan, kebebasan, dan otonomi serta kesetaraan hukum.  RA Kartini ingin melihat wanita Indonesia dapat menuntut ilmu dan belajar seperti yang lainnya.
Cukuplah satu pelopor, namun dengannya akan melahirkan, menginspirasi banyak orang yang akhirnya mengikuti jejaknya, mengembangkan pemikirannya dan mewujudkan cita-citanya. Semoga para wanita semuanya sudah merasakan dan memperoleh hak-haknya tanpa ada yang didzolimi sedikitpun.
 





Selasa, 18 Oktober 2016

Review PEREMPUAN MENJUNJUNG SEPARUH LANGIT

Hasil gambar untuk perempuan menjunjung separuh langit



Judul Buku      : Perempuan Menjunjung Separuh Langit

Penulis             : Nicholas D. Kristof & Sheryl WuDunn
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit   : 2010
ISBN               : 978-979-22-6418-0
Tebal Buku      : 370
 

Buku ini menceritakan kisah-kisah wanita tangguh yang memperjuangkan hak-hak dan kemerdekaan dirinya atas penindasan dan pemerkosaan hak-hak kemanusiaannya. Buku ini membawa kita ke dalam perjalanan melalui Afrika dan Asia untuk menemui perempuan luar biasa disana. Ada Rath-remaja putri Kamboja bertubuh pendek dan mungil, cantik, semangat, percaya diri dan lincah, sosok anak gadis yang perawakan tak mennjolnya kontras dengan kepribadiannya yang matang dan supel- dijual sebagai budak seks di Thailand, setelah berulang kali mencoba kabur, sampai akhirnya bertemu dengan aparat polisi namun justru datang malapetaka lain, ia kembali di jual di daerah berbatasan namun akhirnya berhasil melarikan diri dari tempat pelacuran dan kini mengelola toko untuk menghidupi keluarganya.
Usha Narayane, dia hidup diwilayah kumuh di daerah pinggiran India, lahir dari orang tua yang terdidik (hal yang tabu bagi masyarakat sana), dia mampu menamatkan sekolahnya dan lulus menjadi sarjana perhotelan. Pendidikannya membuatnya ia tak takut apapun. Dia sadar bahwa desanya sangat mengenaskan, dimana para wanita di perkosa dan dipermalukan, dan dia berusaha memperjuangkannya menuntut keadilan ke pihak aparat, sampai pada akhirnya ia berhasil dan warga desanya mulai mendukung dan sadar  bahwa perempuan juga harus berani menuntut dan tidak bungkam.
Di Pakistan kita menemukan Mukhtar Mai, ia tumbuh besar di keluarga sederhana di Merewala dan tidak pernah merasakan pendidikan sedikitpun. Dia perkosa beramai-ramai oleh klan Mastoi, awalnya ia merasa terhina dan akan bunuh diri namun keluarganya selalu mengawasi perilakunya kemudian pemimpin setempat berbicara atas nama Mukhtar dalam khotbah Jum’ah dan menyatakan bahwa pemerkosaan adalah penghinaan yang bertentangan dengan islam. Setelah hari demi hari berlalu, sikap Mukhtar berubah dari terhina menjadi murkan dan dia melakukan sesuatu yang revolusioner: Dia pergi ke polisi dan melaporkan pemerkosaan, mereka agak terkejut lalu mulai menahan para pelaku. Mukhtar diberikan uang kompenasasi. Namun alih-alih ia menggunakannya, ia memutuskan untuk berinvestasi pada sesuatu yang sangat dibutuhkan desanya—sekolah.
Tidak berhenti disitu Mukhtar tidak lagi bungkam, ia bertekad untuk membantu menyelamatkan orang-orang di desanya, sampai akhirnya ia mendirikan sekolah, rumah penampungan, organisasi kelompok pemberi bantuan, yang menyediakan layanan hotline 24 bagi perempuan yang dianiaya, klinik resmi gratis dan perpustakaan. Keberanian Mukhtar mulai berdampak, bahwa wiraswasta social tidak melulu dari golongan atas, dulu pemerkosaan terjadi dimana-mana, namun Mukhtar mengubah paradigma itu, lalu para wanita dan anak perempuan berani melawan dan melapor ke polisi.
Mamitu, yang dibesarkan di desa terpencil Ethiopia tanpa merasakan pendidikan formal sedikitpun namun kini melatih ahli bedah di Addis Ababa. Ada Saima di Pakistan yang kerap dipukuli suaminya namun kini berhasil menggerakkan roda perekonomian desanya. Dan masih banyak lagi perempuan-perempuan yang berhasil mengatasi hambatan yang tak terbayangkan sulitnya demi mengubah hidupnya dan dunia.

Perubahan terbesar dalam sebuah masyrakat hanya bisa dilakukan oleh orang yang mengalami dan  berada dalam lingkupnya. Satu pelopor saja akan memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat yang terkungkung adat yang biadab, dan akan membawa perubahan yang tidak terkira. Pendidikan adalah tonggak utama pemutus rantai kekejian dan kebiadaban. Melalui pendidikan wanita-wanita akan dibekali pengetahuan dan pemahaman yang membawanya maju dan terus berkembang sehingga berani melawan tindakan yang tidak sesuai dengan kemanusiaan.

Melalui buku ini, kita akan melihat bahwa kunci menuju kemajuan ekonomi berada di tangan wanita-wanita yang potensinya masih terpendam. China menjadi makmur karena mendukung emansipasi wanita dan membuka kesempatan bagi para wanita untuk berkiprah di bidang ekonomi formal. Melakukan hal sama diseluruh dunia merupakan strategi terbaik untuk melawan kemiskinan.